The Prague Cemetary by Umberto Eco

the prague cemetary

Konspirasi yahudi dan freemansory selalu memiliki sensasi tersendiri bagi peminatnya. Sarat dengan rahasia dan propaganda yang membuat orang bingung menebak kebenaran dari berita yang beredar. Ide dan tema konspirasi yang berkaitan dengan yahudi dan freemansory pun cukup subur di pasar buku Indonesia, terutama setelah buku-buku Dan Brown ‘meledak’ dan keramaian film Sherlock Holmes, yang diperankan dengan cemerlang oleh Robert Downey Jr.

Satu lagi buku bertemakan konspirasi yang tak kalah menawan, yaitu The Prague Cemetary. Novel fiksi ini memperkenalkan tokoh bernama Kapten Simonini. Tokoh sentral yang menjadi pengait segala kejadian melalui keahliannya menirukan tulisan tangan seseorang. Sejarah pun dapat direkayasa dengan keahlian dan kekuasaan. Keahlian memanipulasi sejarah melalui pena, dan menambalsulam kejadian menjadikan Kapten Simonini, orang yang dibutuhkan oleh dinas rahasia. Tak hanya sebagai mata-mata tapi juga ‘pembuat’ sejarah.

Aku tak sekadar mencoret-coret sehelai surat wasiat demi keuntungan seseorang yang tidak istimewa, tetapi harus menyusun dokumen yang secara politik, rumit [Kapten Simonini ~ h. 147]

Bagi pembaca yang menyukai Novel Dan Brown, belum bisa dipastikan akan menyukai karya Umberto Eco yang satu ini, meski keduanya sama-sama mengangkat tema konspirasi. The Prague Cemetery sarat dengan sejarah, propaganda kekaisaran demi menjatuhkan republik, saling menjatuhkan antara dua kelompok, tipu muslihat untuk mencari dukungan rakyat, merekayasa sejarah antara kepausan dan kelompok mason, yang mungkin akan membosankan bagi pembaca yang menyukai adanya “bumbu” romansa dalam cerita.

Meski cerita dipenuhi dengan suasana perang dan propaganda, terselip teka-teki kejiwaan Kapten Simonini. Abbe Dalla Picolla, alter ego Kapten Simonini yang sekaligus menjadi ‘partner’ dalam menjalankan rekayasa publik. Nuansa misteri menjadi tetap terjaga dengan alur maju mundur yang disajikan melalui adegan ‘surat-menyurat’ antara Kapten Simonini dan Abbe Dalla Picolla.

Pikiranku kosong, seakan aku tahu ada sesuatu yang harus kuingat, tetapi tidak bisa, maksudku, sesuatu yang merupakan bagian dari ingatan seseorang yang lain. Bicara tentang ingatan orang lain, aku yakin,  adalah ungkapan yang tepat [Kapten Simonini ~ h. 30]

kapten simonini the prague cemetary

Membaca The Prague Cemetary cukup memeras ingatan di awal-awal ceritayang sarat informasi sejarah perang antara kelompok kekaisaran-republik, perbincangan tentang psikologis, dan riwayat kaum yahudi-freemansory yang diceritakan melalui kakek Simonini. Bagi yang menyukai sejarah Eropa, dipastikan akan menikmati, tapi untuk pembaca ‘baru’ butuh energi ekstra untuk menyerap segala informasi yang datang bertubi-tubi.

Sejarah akan menjadi permainan tangan-tangan kekuasaan yang memiliki kepentingan, ketika uang selalu menjadi jawara dalam diri manusia [Anonim]

Judul: The Prague Cemetary
Penulis: Umberto Eco
Penerjemah: Nin Bakdi Soemanto
Penerbit: Bentang Pustaka
Cetakan: Pertama, Februari 2013
Tebal: viii + 616 hlm
ISBN: 978-602-8811-98-9
Bintang: 3/5

4 thoughts on “The Prague Cemetary by Umberto Eco”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s